Monumen Jendral Sudirman
Sebenarnya trip ini dilakukan udah tahun yang lalu. Tapi ingatan akan perjalanan kesini tuh gak akan pernah lupa.
Gak nyangka ternyata daerah Pacitan itu sangat indah. Ini adalah kedatangan pertama saya di Kota Kelahiran Presiden SBY.
Pacitan adalah sebuah daerah perbatasan Jawa Tengah yang masuk dalam daerah Jawa Timur.
Banyak sekali obyek wisata bagus di Pacitan seperti Gua Gong, Teleng Ria, dan Pantai Klayar. Kesemua Obyek wisata yang terkenal itu saya belum sempat lihat, mungkin akan di agendakan nantinya.
Perjalanan ke Pacitan kali ini di agendakan untuk melihat salah satu bagian dari sejarah Indonesia.
Siapa yang tidak tahu tentang sosok Jendral Sudirman, panglima perang yang sangat terkenal dengan teknik perang gerilyanya.
Tak pernah kenal lelah, dalam sakitpun ia masih sanggup memimpin pasukannya.
Tahun 2008 diresmikanlah obyek wisata ini. Obyek wisata baru dan bernilai sejarah, namanya Monumen Jenderal Sudirman.
Kenapa didirikan di Pacitan? karena Jendral Sudirman pernah tinggal disana dan menjadikannya markas besar dalam masa gerilya.
Berada di daerah Desa Pakis Baru, Kecamatan Nawangan, Pacitan, Monumen ini kokoh berdiri.
Mata akan termanjakan dengan indahnya alam selama perjalanan kesini, sesampainya disana hawa sejuk pun akan menghampiri karena Monumen ini berada di atas ketinggian.
Untuk mencapai lokasi ini sepertinya tidak ada angkutan umum yang lewat, sedangkan jalan masuk dari Jalan Utama ke dalam lumayan jauh.
Ini sekedar masukan buat pemerintah kabupaten Pacitan, untuk membuat Obyek Wisata di suatu daerah menjadi terkenal akan lebih baik bila tersedia sarana transportasi yang memadai.
Selama perjalanan mencapai lokasi Obyek Wisata ini, kita akan di suguhkan beberapa gapura yang bertuliskan kalimat-kalimat yang menggugah naluri kecintaan akan Negara Tercinta ini.

Harga tiket masuk tidak ada patokan pasti, hanya berupa sumbangan seikhlasnya yang saya jadi sangsi akan masui ke kas pemerintah kabupaten karena tidak adanya bukti pembayaran tiket masuk.
Sebelum mengitari komplek monumen yang luas ini ada baiknya melihat dulu sejarah di balik pembangunan serta master plannya, Semua itu berada di gedung sebelah kiri pintu masuk.

Diorama-diorama yang menceritakan Jendral Sudirman dari lahir hingga wafat menambah pengetahuan yang bisa di dapat dari kunjungan ke Monumen ini.

Cerita yang di tampilkan akan lebih mudah di pahami, untuk anak kecil sekalipun, belajar sejarah jadi lebih menyenangkan.
Di tengah-tengah kompleks ini ada lapangan yang luas sekali, konon katanya biasa buat upacara di hari-hari besar nasional.

Di bagian inti berdiri dengan kokoh monumen Jendral Sudirman. Bagian ini menjadi titik yang paling ramai di kunjungi.

Sekedar tips buat yang mau berkunjung kesini, bawalah payung atau topi untuk melindungi wajah dari sengatan matahari langsung.
Pakailah pakaian yang nyerap keringat dan tertutup kalo gak mau hitam legam setelahnya.
Sudah adanya fasilitas seperti penginapan di dalam lokasi Monumen ini membuat pengunjung dapat menikmati keindahan bumi Pacitan.

Sebagai pesan, jangan buang sampah sembarangan di obyek wisata, dan jangan lupa untuk memberi tahu teman dan keluarga mu betapa indahnya Indonesia..
Selamat Jalan-jalan :D